Situs Agen Slot Online Terbaik dan Terpercaya - Speedbet77
SPEEDBET77

BONUS HARI INI

BONUS 5% Setiap deposit Sportsbook

BONUS 3% Setiap deposit Casino

BONUS 10% UNTUK GAME BOLA TANGKAS

BONUS CASHBACK 5% Sportsbook

BONUS CASHBACK 3% CASINO SBOBET

PROMO BONUS 5% Setiap Deposit

PROMO BONUS REFERRAL SEUMUR HIDUP

BONUS Mingguan POKER ONLINE

Anggota TNI Dikabarkan Tewas Dalam Penembakan di Cengkareng

Anggota TNI Dikabarkan Tewas Dalam Penembakan di Cengkareng – Seorang anggota TNI AD berinisial S diduga menjadi korban tewas dalam insiden penembakan ini di sebuah kafe di Cengkareng, Jakarta Barat.

Anggota TNI Dikabarkan Tewas Dalam Penembakan di Cengkareng

Sumber : owntalk.co.id

Baca Juga : Jokowi Buka Pintu Investasi Bagi Industri Minuman Keras

imo2015 – Selain S, ada dua korban meninggal lainnya. Mereka yakni Samsul Bahri dan Yakub Malik. Sementara satu korban luka-luka.

Kapolres Metro Jakbar Ady Wibowo (Ady Wibowo) membenarkan bahwa penembakan itu menewaskan ketiganya.

Saat dikonfirmasi, Kamis (25/2), Adi mengatakan: “Memang ada penembakan yang menewaskan tiga orang.”

Saat dipastikan salah satu korban tewas adalah anggota TNI, Ady tak menjawab.

Namun, dia mengatakan, pelaku penembakan tersebut diduga polisi. Ady belum merinci identitas tersangka.

Menurut laporan itu, kejadian itu bermula ketika tersangka dituduh sebagai petugas polisi dan didakwa membayar Rp 3,3 juta untuk minuman. Namun pelaku tidak mau membayar.

S yang menjabat sebagai satpam mengutuk pelaku. Argumen di antara mereka berdua tidak bisa dihindari. Pelaku tiba-tiba mengeluarkan senjatanya. Pelaku langsung menembak ketiga korban satu persatu.

Laporan tersebut mengatakan: “Pelaku kemudian meninggalkan kafe dengan pistol di tangan kanannya dan dijemput oleh seorang teman di dalam mobil. Pelaku telah diamankan di Polsek Kalideres, Jakarta Barat,” kata laporan itu.

Informasi tentang penembakan juga beredar di media sosial. Salah satunya mengunggah akun Instagram @ cetul.22.

Pernyataan itu berbunyi: “Ada Penembakan Anggota TNI di Cengkareng, Jakarta Barat. Tiga orang tewas. Satu anggota TNI.”

TNI belum mengeluarkan keterangan resmi atas pemberitaan bahwa anggotanya juga menjadi korban penembakan di Cengkareng. Setelah mendapat konfirmasi, Mayjen Achim Riad, Panglima TNI, tak menanggapi.

Detik-detik Brigadir Cornelius Siahaan Tembak Anggota TNI Hingga Tewas

Orang per orang polisi Reskrim Polsek Kalideres, Brigadir C0rnelius Siahaan, merajalela di RM Warung kopi karena disodori bill senilai Rp 3, 3 juta.

Dia melakukan penembakan brutal, Kamis (14/2/2021) dinihari, hingga menewaskan 3 orang tewas dan 1 orang luka-luka.

Bukti diri korban tewas bumi merupakan badan Tentara Nasional Indonesia(TNI) Pratu Martinus Riski Kardo Sinurat dari dasar Denma Kostrad Tentara Nasional Indonesia(TNI) Angkatan darat(AD), laki- laki bernama samaran FS ialah pekerja kedai kopi serta Meter selaku kasa di RM Kedai kopi.

Korban yang terluka adalah H, manajer RM Kafe.

Dalam urutan kronologis awal kejadian, pelaku Brigjen Cornelius Siahaan dan kawan-kawan mendatangi RM Kafe sekitar pukul 02.00 WIB. Seperti yang dilansir cnnindonesia.com

Setelah istirahat sejenak di kafe, karyawan RM Kafe tersebut mengeluarkan tagihan dengan total Rp 3.350.000.

Tiba-tiba, Brigjen Cornelius Xiahan menolak menerimanya, yang menyebabkan pertengkaran.

badan Tentara Nasional Indonesia(TNI) Pratu Martinus Riski Kardo Sinurat tiba buat memohon Brigadir Cornelius Siahaan membayarkan bill tetapi justru ditembak oleh Brigadir Cornelius Siahaan.

Dikala ini Brigadir Cornelius Siahaan telah dibekuk petugas kepolisian buat mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Angket Ady Wibowo membetulkan data itu.

Dia mengatakan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/2/2021): “Memang ada penembakan yang menewaskan tiga orang.”

Adi mengatakan, polisi sedang menyelidiki kasus tersebut. Di saat yang sama, pihaknya saat ini tengah menangani masalah tempat kejadian perkara (TKP).

Ia mengatakan: “Saat ini kami sedang memperdalam pengerjaan. Pelepasan penuh di Polda Metro Jaya, dan kasusnya ditangani oleh Polda Metro Jaya.”

KTA adalah anggota MRS TNI Pratu, namun ditembak mati oleh anggota Polsek Kalideres (Facebook)
Menurut informasi yang disebarkan di media sosial, urutan kronologis kejadiannya adalah sebagai berikut:

-PeLaku tiba pukul WIB sekitar pukul 02.00 bersama temannya PEGI dan langsung memesan segelas wine.

-Jika warnet akan tutup dan pelanggan lainnya dibubarkan, pelaku akan dikenakan biaya sebesar Rp 3.335.000 untuk pembayaran minuman.

-Korban tidak mau membayar.

-Victim Pratu Martinus Riski Kardo Sinurat, aparat keamanan mengutuk pelaku dan terjadi pertengkaran.

-Pelaku tiba-tiba mengeluarkan senjatanya dan menembak ketiga korban satu per satu.

– Setelah itu pelakon pergi kedai kopi sembari menenteng senjata api di tangan sebelah kanannya serta di jemput temannya dengan memakai Mobil.

– Pelaku sudah di amankan di Polres Jakarta Barat.

Aksi brutal yang dilakukan polisi koboi di Cengkareng disinyalir menunjukkan Jakarta semakin tidak aman. Dalam operasi kejam ini, tiga orang ditembak dan satu orang luka-luka.

Menyikapi kejadian ini, Organisasi Pengawasan Kepolisian Republik Indonesia (IPW) mendesak setiap polisi yang diduga melakukan penembakan dihukum mati, dan Kapolres Jakarta Barat harus segera dicopot dari jabatannya.

Kapolres Jakarta Barat wajib dilepas sebab 2 alasan.

Awal, selaku penanggungjawab keamanan area ia membiarkan terdapat kedai kopi yang buka sampai jam 04. 00, sementara itu dikala ini tengah endemi Covid 19.

Kedua, Kapolres kurangan mencermati sikap anak buahnya sampai terjalin insiden kasar yang diprediksi dicoba anak buahnya di area ketetapannya.

Kelakuan kasar polisi koboi ini amat memprihatinkan.

Karena permasalahan bertembakan mati 6 angkatan FPI di Kilometer 50 tol Cikampek saja belum selesai, saat ini Polda Metro Berhasil sedang wajib mengalami permasalahan bertembakan mati 3 orang di Cengkareng.

Parahnya lagi korban yang ditembak oknum polisi itu adalah anggota TNI.

Untuk itu Polda Metro Jaya perlu bertindak cepat dan segera copot Kapolres Jakarta Barat yang bertanggungjawab terhadap keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.

 Baca Juga : Meski Jadi Terdakwa Wabup OKU Terpilih Johan Anuar Diizinkan Dilantik

Kapolda Metro Minta Maaf Terkait Ulah Polisi Tembak Anggota TNI AD

Kapolda Metro Berhasil, Irjen Angket Fadil Imran mengantarkan permohonan maaf atas kelakuan salah satu orang per orang badan Polri yang menembak 3 orang sampai tewas bumi di suatu kedai kopi di area Cengkareng, Jakarta Barat.

Dari insiden itu, diketahui salah satu korban tewas merupakan personel TNI Angkatan Darat aktif.

Ia mengatakan dalam jumpa pers, Kamis (23/2/2/2): “Selaku atasan tersangka Kapoda Metro Jaya, saya mohon maaf kepada masyarakat, keluarga korban, dan TNI.”

Saat itu, Fadir juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Beliau berkomitmen grupnya hendak menangani pelakon cocok dengan hukum yang legal.

Dia berkata: “Saya menyampaikan belasungkawa yang dalam atas kejadian ini. Kami juga akan mengambil tindakan tegas terhadap para pelakunya dan kami akan menegakkan hukum secara adil.”

Kantongi 2 Alat Bukti

Fadil menjelaskan, interogator mendapat 2 perlengkapan fakta yang lumayan buat memerangkap pelakon penembakan ialah Bripka CS selaku terdakwa.

“Kami akan memgambil langkah-langkah cepat agar tersangka bisa diproses pidana, dan tersangka juga akan diproses secara kode etik sampai dengan hukuman dinyatakan tidak layak menjadi anggota Polri,” ucap dia

kronologi penembakan

Yusri menjelaskan, polisi awal dengan singkatan CS itu tiba sekitar pukul 02.00 WIB dan tiba di sebuah kafe di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Kemudian CS minum-minum di cafe.

Yusri mengatakan: “Tersangka CS memang datang ke TKP kafe, lalu ada aktivitas minum di sana.”

Kemudian sekitar pukul 04.00 WIB, saat warung hendak tutup, pelaku diminta membayar. Pada saat itulah terjadi pertengkaran antara petugas warnet dan pelaku.

Dia berkata: “Karena kafe akan tutup, setelah pembayaran, terjadi perselisihan antara tersangka dan karyawan kafe.”

Dikala inilah, CS, yang dalam kondisi mabuk, menghasilkan beceng serta menembak 4 orang, ialah seseorang orang per orang Tentara Nasional Indonesia(TNI) nama samaran S, karyawan kedai kopi nama samaran FSS, dan karyawan kedai kopi nama samaran Meter serta H. Dikala ini salah satu korban H sedang dirawat di Rumah sakit Kramat Asli.

“Dengan kondisi mabuk, Saudara CS mengeluarkan senpi dan melakukan penembakan terhadap empat orang pegawai tersebut, 3 meninggal dunia di tempat dan 1 dirawat di RS,” ungkap Yusri.

Pihak kepolisian saat ini telah mengamankan orang per orang polisi nama samaran CS itu. CS dikala ini sedang ditilik dengan cara maraton.

Tak hanya tersangka, polisi dengan akronim Bripka CS juga dipecat atas penembakan yang menewaskan seorang anggota TNI dan dua pegawai warnet di Cengkareng, Jakarta Barat.

Hal itu disampaikan Kapolda Metropolitan Jaya dan Irjen Fadil Imran (Fadil Imran) langsung pada Kamis (25/2/2021) siang saat memimpin pelepasan penembakan.

Fadil mengatakan hal itu akan mengancam pemberhentian Bripka Cs.

Ia mengatakan: “Kami akan mengambil tindakan cepat agar tersangka pidana dapat dijatuhi sanksi pidana. Tersangka pidana juga akan ditindak sesuai dengan kode etik sampai dijatuhi hukuman tidak layak menjadi polisi.”

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek langsung meminta maaf atas kelakuan Bripka Cs yang ditembak dan mabuk tersebut.

Fadir mengatakan: “Karena Kapolda Metro adalah atasan tersangka, saya mohon maaf kepada masyarakat, keluarga korban dan TNI.”

Ia mengatakan: “Kami akan bertindak cepat sehingga tersangka dapat dikenakan sanksi pidana. Tersangka juga akan ditangani sesuai dengan kode etik sampai hukuman tidak sesuai untuk menjadi polisi.”

Penembakan terjadi di sebuah kedai kopi di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat sekitar pukul 04.00 dini hari. Tiga orang ditembak dan satu luka-luka.

Ketiga korban tewas bumi, ialah bernama samaran ST badan Tentara Nasional Indonesia(TNI) Angkatan darat(AD) yang bekerja jadi keamanan kedai kopi, FS abdi kedai kopi, serta MK kasa kedai kopi. Sebaliknya satu korban luka- luka yakni HA berlaku seperti administrator kedai kopi.

Balik terbongkar kalau pelakon penembakan itu ialah orang per orang badan polisi bernama samaran Bripka CS. Saat ini yang berhubungan sudah diresmikan selaku terdakwa serta dijerat dengan Artikel 388 mengenai pembantaian.

” Telah diperoleh 2 perlengkapan fakta, buat diproses dengan cara kejahatan, saya ulangi pada tersangka sudah diproses langsung pagi hari ini pula,” pungkas Fadil. agi hari ini pula,” pungkas Fadil.

Pelaku seorang anggota Polsek Kalideres

Sebelumnya, aksi koboi dilakukan oleh seorang anggota Polsek Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (25/2/2021) pukul 04.30 WIB. Kejadian tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, salah satunya anggota TNI AD.

“Benar terjadi kasus penembakan yang menyebabkan tiga orang meninggal dunia,” kata Ady.

Korban terlibat adu mulut sebelum terjadi penembakan

Korban bernama samaran S berlaku seperti keamanan kedai kopi menyapa pelakon serta terjalin adu mulut .Seketika pelakon menghasilkan senjata api serta di tembakkan pada ketiga korban dengan cara bergantian.

“ Sehabis itu pelakon berangkat warung kopi sambil menenteng senjata api di tangan kanannya dan dijemput rekannya dengan mengenakan mobil dan pelakon sudah diamankan di kantor Polsek Kalideres Jakbar.”

Selain memakan korban seorang anggota TNI, pelaku juga menembak dua orang pekerja kafe. Pemilik kafe pun tak luput dari kejadian tersebut meski hanya berakibat luka.

Kapolda Metro Jaya Minta Anggota Bantu Pemakaman Korban Penembakan

Kapolda Metro Berhasil Irjen Angket Fadil Imran memohon pada jajarannya buat menolong memudahkan bobot keluarga penembakan di suatu kedai kopi area Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat Pelakunya merupakan badan Polri ialah Bripka CS.

Dampak penembakan itu, 3 orang tewas serta satu orang terluka. Salah satu korban berpulang merupakan badan Tentara Nasional Indonesia(TNI) Angkatan darat(AD) aktif.

Ia mengatakan: “Kepada para korban, kami sudah perintahkan tim Polda Metro Jaya untuk mengambil langkah-langkah untuk mengurangi beban saat pemakaman. Saya minta yang terbaik agar proses pemakaman berjalan dengan lancar.

Tadinya, Inspektur Jenderal Angket Fadil Imran( Angket Fadil Imran) memohon maaf serta mengantarkan duka cita pada keluarga korban penembakan. Beliau berkomitmen grupnya hendak menangani pelakon cocok dengan hukum yang legal.

“Sebagai atasan tersangka, Kaporda tidak akan pernah lagi meminta maaf kepada masyarakat, keluarga korban dan TNI. Saya turut berbela sungkawa atas kejadian ini. Kami akan menindak tegas para pelakunya dan menegakkan hukum. Keadilan”, Dia berkata.